Slot Deposit 5 Ribu — Anggota DPD RI dari Dapil DKI Jakarta sekaligus Ketua Umum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), Fahira Idris, secara resmi membuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Satuan Tugas (Satgas) Bang Japar. Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, ini menjadi langkah strategis dalam konsolidasi dan peningkatan kapasitas anggota menyambut hampir satu dekade perjalanan organisasi.
Lebih dari Sekadar Pelatihan Fisik
Fahira Idris menegaskan bahwa Diklat Satgas Bang Japar memiliki esensi yang jauh lebih dalam daripada sekadar melatih fisik atau kedisiplinan baris-berbaris. Ia menyatakan bahwa ini adalah proses fundamental untuk membentuk karakter, akhlak, dan jiwa kepemimpinan para anggotanya.
“Bela negara hari ini maknanya telah meluas. Ini bukan lagi persoalan mengangkat senjata semata, melainkan menjadi sikap hidup sehari-hari. Disiplin, berakhlak, peduli, serta berbuat dan bermanfaat bagi masyarakat adalah bentuk nyata bela negara kontemporer. Di sinilah peran Satgas Bang Japar diambil,” jelas Fahira Idris.
Peran Strategis di Tengah Masyarakat
Fahira menekankan bahwa Satgas Bang Japar harus mampu memposisikan diri sebagai tiga hal: pelindung masyarakat, penengah yang meredakan konflik, dan mitra strategis bagi aparatur negara dalam menjaga ketertiban sosial. Sebagai organisasi yang telah berdiri sejak 25 Februari 2017 dan kini memasuki fase pendewasaan, konsistensi nilai dan dampak nyata bagi publik menjadi kunci.
Lima Pilar Tujuan Diklat
Melalui Diklat ini, Bang Japar menetapkan lima tujuan utama untuk membangun Satgas yang ideal:
Pertama, membentuk anggota Satgas yang berakhlak, bermoral, dan berwibawa. Kedua, menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.
Ketiga, memperkuat wawasan kebangsaan dan semangat bela negara agar anggota tidak mudah terprovokasi atau diadu domba. Keempat, menumbuhkan kerelaan berkorban demi bangsa dan negara.
Kelima, memperkokoh peran Satgas Bang Japar di lapangan melalui kolaborasi yang solid dengan TNI, Polri, aparat pemerintah, serta tokoh agama dan masyarakat. Dengan demikian, Satgas Bang Japar diharapkan menjadi wajah organisasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.